Strategi

Momentum Trading

Momentum trading membeli apa yang sudah naik dan menjual apa yang sudah turun, bertaruh bahwa kekuatan akan bertahan cukup lama untuk menangkap pergerakan.

Cara melakukannya

  • Urutkan berdasarkan kekuatan relatif, bukan hanya return absolut.
  • Masuk saat kelanjutan setelah breakout awal, bukan pada breakout itu sendiri.
  • Trail stop dan take profit secara bertahap saat momentum meluas.
  • Potong kerugian saat momentum berbalik — tanpa harapan.

Kesalahan yang harus dihindari

  • Mengejar pergerakan yang sudah jauh alih-alih menunggu kelanjutan.
  • Menahan posisi setelah momentum jelas rusak.
  • Membingungkan lonjakan satu hari dengan tren.
  • Mengabaikan momentum pasar yang lebih luas.

Praktikkan — tanpa risiko

Simulator WallStreet Billionaire menjalankan trade Anda pada chart historis nyata dengan saldo virtual. Tanpa deposit, tanpa uang nyata.

Coba simulator gratis
Ubah latihan menjadi hadiah: divisi demo gratis atau berbayar dengan uang nyata.Ikut

Pertanyaan umum

Apa perbedaan antara momentum dan trend following?+

Trend following menahan posisi selama minggu atau bulan dan mentoleransi drawdown besar; momentum trading lebih cepat, mengurutkan berdasarkan kekuatan relatif, dan memotong posisi dengan cepat saat kekuatan memudar.

Apakah momentum trading berfungsi di pasar beruang (bear market)?+

Ya — kekuatan relatif masih memeringkat, hanya saja di sisi short. Nama-nama terkuat (terlemah) terus memimpin saat turun.

Topik terkait